Gerakan Tanam 5.000 Pohon di Lereng Gunung Slamet
Lingkungan

Gerakan Tanam 5.000 Pohon di Lereng Gunung Slamet

Warga bersama relawan menanam ribuan pohon untuk menjaga daerah resapan air dan mencegah longsor di lereng Gunung Slamet.

Desa Tirtamaya menggelar Gerakan Tanam 5.000 Pohon pada Sabtu, 5 Juli 2025 di kawasan hutan lereng Gunung Slamet. Kegiatan ini melibatkan warga, karang taruna, pelajar, serta relawan pecinta alam dari Purwokerto.

Jenis pohon yang ditanam dipilih khusus untuk konservasi air dan pengendali erosi, antara lain beringin, aren, kopi, dan pucung. Penanaman difokuskan pada area kritis di sekitar hulu sungai yang menjadi sumber irigasi persawahan desa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program jangka panjang "Tirtamaya Hijau" yang menargetkan penanaman 20.000 pohon dalam empat tahun. Setiap pohon didata dan diberi kode agar pertumbuhannya dapat dipantau secara berkala.

Kepala Desa Bagas Wicaksana menekankan bahwa menjaga hutan berarti menjaga air. "Sumber mata air kita adalah aset paling berharga. Menanam pohon hari ini adalah menabung air untuk anak cucu," pungkasnya.

Kegiatan Lainnya