Produk air mineral kemasan yang dikelola BUMDes Tirtamaya kini dipasarkan hingga Purwokerto dan Purbalingga, menambah pendapatan asli desa secara signifikan.
Produk air minum dalam kemasan bermerek "Tirta Slamet" yang dikelola BUMDes Desa Tirtamaya berhasil menembus pasar perkotaan. Dalam enam bulan terakhir, produk ini telah dipasarkan ke warung, kantor, dan sejumlah minimarket di Purwokerto dan Purbalingga.
Bersumber dari mata air Pancuran Tujuh yang jernih dan berlimpah, air kemasan ini menonjolkan kualitas alami pegunungan sebagai nilai jual utama. Proses produksi menggunakan mesin sederhana namun higienis dan telah mengantongi izin edar resmi.
Direktur BUMDes Tirtamaya, Bapak Heru Setiawan, menyampaikan bahwa omzet penjualan terus meningkat setiap bulan. "Alhamdulillah, sekarang kami sudah mampu memproduksi 1.500 galon dan 8.000 gelas per bulan. Ini menyerap tenaga kerja 12 warga," katanya.
Keuntungan dari usaha ini masuk ke Pendapatan Asli Desa (PADes) dan sebagian dialokasikan untuk beasiswa pendidikan serta bantuan sosial. Model bisnis ini menjadikan Tirtamaya sebagai contoh desa yang berhasil mengubah kekayaan alam menjadi kesejahteraan bersama.
Ke depan, BUMDes berencana menambah lini produk berupa air alkali dan menjajaki sertifikasi halal serta SNI untuk memperluas jangkauan pasar hingga tingkat provinsi.