Ditata warga secara swadaya, kawasan Air Terjun Curug Bayan kini ramai dikunjungi dan menghidupkan homestay serta warung milik warga desa.
Kawasan Air Terjun Curug Bayan di Desa Tirtamaya menjelma menjadi destinasi favorit baru wisatawan akhir pekan. Sejak ditata secara swadaya oleh warga melalui Pokdarwis pada awal 2025, jumlah kunjungan meningkat tajam hingga rata-rata 600 wisatawan setiap akhir pekan.
Penataan meliputi pembuatan jalur trekking yang aman, gardu pandang, spot foto, area parkir, hingga toilet bersih. Seluruh pengerjaan melibatkan tenaga warga sehingga membuka lapangan kerja sekaligus menumbuhkan rasa memiliki.
Geliat wisata ini menghidupkan ekonomi warga. Kini terdapat 14 homestay, belasan warung makan, serta penyewaan perlengkapan yang semuanya dikelola warga lokal. Pemuda desa pun mendapat peran sebagai pemandu ekowisata bersertifikat.
Ketua Pokdarwis, Dimas Anggara, menekankan prinsip wisata berkelanjutan. "Kami batasi jumlah pengunjung di jam tertentu dan tegas soal sampah. Alam yang lestari adalah modal utama kami," tegasnya.
Pemerintah Desa menargetkan Curug Bayan menjadi ikon ekowisata Baturraden bagian barat, terintegrasi dengan wisata kopi dan budaya desa, sehingga wisatawan betah tinggal lebih lama dan berbelanja produk lokal.