Anak-anak dan remaja Tirtamaya tampil dalam Festival Lengger Muda, membuktikan kesenian tradisional Banyumasan tetap hidup di generasi baru.
Sanggar seni Desa Tirtamaya menggelar Festival Lengger Muda pada Sabtu, 14 Juni 2025 di panggung terbuka balai desa. Festival ini menampilkan puluhan penari lengger dari kalangan anak-anak dan remaja desa.
Lengger merupakan kesenian tari khas Banyumasan yang sarat nilai budaya. Melalui festival ini, sanggar berupaya menularkan kecintaan pada seni tradisi kepada generasi muda agar tidak tergerus zaman.
Sebanyak 45 penari muda hasil binaan sanggar tampil memukau diiringi gamelan calung Banyumasan. Penonton dari berbagai desa memadati area pertunjukan, memberikan apresiasi meriah atas setiap penampilan.
Pembina sanggar, Ibu Wiwit Handayani, mengaku bangga. "Awalnya susah mengajak anak muda menari lengger. Sekarang mereka justru bangga tampil dan mengunggah videonya ke media sosial," ungkapnya.
Festival ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dan semangat anak muda dapat berjalan seiring. Pemerintah Desa berkomitmen menjadikan festival ini agenda tahunan yang terintegrasi dengan kalender wisata Tirtamaya.